Unaya dan BPTP Aceh Ingin Kolaborasi Bidang IPTEK

Universitas Abulyatama (Unaya)  sebagai universitas swasta pertama dan terkemuka di Aceh, perlu terus berpacu berbenah diri untuk menjadi unviersitas yang unggul, islami dan berwawasan global dalam pengembangan Iptek dan seni budaya. Sehingga visi yang terbangun menjadi harapan dan kebanggaan bagi masyarakat Aceh. “Untuk penjabaran visi harus diimplementasikan melalui misi dan berkolaborasi”, ungkap Wakil Rektor I, Usman, MSi saat sosialisasi visi misi Unaya dihadiri Ka. BPTP Balitbangtan-Aceh, Wakil rektor II,  Drs. Saifuddin, MPd, Wakil rektor III dr. Izziddin,  Dekan Fak. Pertanian Elvrida Rosa,  MP, alumni dan stakeholder di aula kampus Lampoh Keude,  Kota Baru Aceh Besar, pekan lalu.

Disebutkan pula,  disebut unggul karena semua program studi di lingkungan Unaya mampu dikembangkan sebagai pusat unggulan ilmu pengetahuan, teknologi (Iptek) dan seni budaya yang dapat menunjang dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kinerja terukur dari lembaga dan sumberdaya manusia.  Sedangkan islami, dimaknai bahwa Unaya mendukung keberadaan daerah Aceh sebagai provinsi yang menerapkan nilai – nilai Islami. Lebih lanjut kata Wakil Rektor, Unaya dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi bersifat terbuka dalam pembaharuan serta berdaya saing global baik secara langsung dan tidak langsung.

Penyebarluasan Informasi
Menurutnya, peningkatan karya ilmiah/ penelitian dosen dan mahasiswa telah dipublikasikan dalam jurnal internasional  terindeks Scopus (opened accsess) serta melakukan kerjasama/MoU internasional (Malaysia,  China, New Zealand), dan dalam waktu dekat  menjalin kerjasama dengan Swedia. “Selain itu,  Unaya juga pernah memiliki mahasiswa internasional dari Malaysia dan dari Philiphina”, jelasnya.
Sementara Ka. BPTP Balitbangtan-Aceh yang diwakili Kasi KSPP,  Abdul Azis memberikan respon yang sangat positif, karena sebagai lembaga riset dan perpanjangan tangan Balitbangtan di daerah, pihaknya telah melakukan berbagai  kegiatan pengkajian yang mendukung swasembada pangan. “Bahkan hasil kajian yang telah mendapatkan rekomendasi dapat digunakan untuk keberlanjutan pembangunan pertanian di daerah”, paparnya.

Kerjasama yang telah dibangun selama ini,  tidak hanya terbatas praktek kerja lapang dan penelitian  bagi mahasiswa saja.  Namun saat  kegiatan Penas lalu para dosen juga berpartisipasi mengikuti pelatihan Bioteknologi. Hal ini menunjukkan BPTP Balitbangtan Aceh dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam  penyebarluasan informasi.  Selain itu, MoU yang sudah ditandatangani dapat meningkatkan mutu kerjasama yang saling menguntungkan,  apalagi adanya kegiatan KP4S  kerjasama penelitian memberikan dampak yang sangat bermanfaat bagi pengguna.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *